PENGUMUMAN 5 PESERTA TERPILIH YANG LOLOS FILM AUDITION MOBILIARI FILM FESTIVAL

Diposting pada

5 peserta terpilih dengan gagasan cerita terbaik dapat diberi pembekalan materi berkaitan mengolah film dalam film workshop di Binus University, Alam Sutera.

Mobiliari Film Festival yang jadi anggota berasal dari Hitsss Fest 2018, terdiri berasal dari serangkaian acara merasa dari talk show & open audition, workshop, film production, dan film screening bertema “The Balanced Life”.

Film talkshow dengan tema “Making Short Films: The Complete Guide From Script To Screen” telah sukses diselenggarakan pada bulan Mei lantas di Binus University (Kampus Anggrek). Para peserta talkshow pun berantusias mengikuti open audition dengan mengirimkan cerita-cerita terbaik. Berikut ini 5 peserta dengan gagasan terbaik yang lolos film audition Mobiliari Film Festival.

1. Agusti Yudhatama

Not As Seen

Cerita tentang seorang pemburu harimau yang berjumpa dengan wanita yg bekerja sebagai peneliti yg kemudian mampu mengubah pandangan hidupnya

2. Fine Darren

Petualangan Cilik

Cerita tentang sekelompok anak-anak yang mengikuti kesibukan pramuka di sekolahnya, kemudian mereka tersesat di hutan dan belajar untuk bertahan hidup di sana.

3. Greg Soegono

Pasangghiki

Cerita tentang seorang ayah yang menyimpan rahasia leluhur kepada anaknya dan mengungkap jati dirinya sebagai penjaga hutan. (Berdasarkan legenda masyarakat Lampung “Raja Tabok”)

Lihat Juga : Streaming Movie

4. Escatarina

Ranger

Cerita tentang seorang fotografer wanita bernama Anya yang tadinya berwujud congkak jadi lebih pikirkan pada alam.

5. Nandine

1 Titik Mata Angin

Cerita tentang tiga orang teman baik berkumpul menuruti keinginan tidak benar satu teman baik mereka Emma yang sebenarnya sakit parah supaya mencarinya dan berkumpul untuk reunian di sebuah hutan konservasi. Saat di didalam hutan emma mendapatkan tanaman obat untuk mengobati penyakitnya dan teman-temannya pun mampu berjumpa dengan Emma.

Lima peserta terpilih ini dapat mengikuti workshop yang diselenggarakan di Binus University, Alam Sutera pada hari Sabtu tanggal 28 Juli 2018. Peserta dapat diberi pembekalan berkaitan mengolah film secara tekhnis merasa berasal dari mengeksekusi gagasan jadi film sampai persiapan proses shooting di alam bebas berasal dari pemateri seperti Ray Arif Nayoan (Sutradara film Jelita Sejuba), Budi Sumarno (Ketua Komunitas Cinta Film Indonesia), dan Benny Kadar (sinematografer).

Setelah workshop, para peserta dapat diberangkatkan ke TWNC (Tambling Wildlife Nature Conservation) untuk melakukan proses film production di Lampung. Nantinya, hasil berasal dari karya pemenang yang udah diproduksi di TWNC dapat ditayangkan didalam acara film screening. Para pemenang juga berhak beroleh total hadiah sebesar Rp 100 juta.  Selamat, ya membuat semua peserta terpilih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *