3 Cara Menambah Melodi di Bagian Vokal Kosong

Diposting pada

Lagu Baru In – Ada pertanyaan dari pembaca (yang menghendaki namanya dirahasiakan):
“Saya sedang studi bermain musik. Sepertinya aku punyai talenta yang payah dalam hal musik.

Permasalahan aku kala bermain musik adalah kesusahan mencari nada penghubung pada satu vokal bersama dengan vokal berikutnya.

Misalnya, aku mengidamkan memainkan gitar sambil menyanyikan lagu Let It Be Me (by Everly Brothers). Saya mampu bersama dengan ringan menemukan nada-nada melodisnya.

Tetapi, sebagaimana kita sama-sama tau, tentulah dalam musik nada-nada melodi itu tidaklah cukup. Saya perlu isi nada/suara musik di pada kekosongan vocal atau suatu lagu.

Tentu saja kita tidak lumayan cuma menekan dan memanjang-manjangkan nada not musik melodinya, atau nada-nada penghubung pada satu baris kalimat/kalimat bersama dengan baris lirik/kalimat lain. Di anggota ini kita perlu isi nada not baru supaya terdengar sebuah untaian melody yang indah.

Nah, yang mengidamkan aku tanyakan adalah, kita-kira apa tips dan trik untuk isi anggota tersebut? Saya coba mengimbuhkan nada-nada yang lebih rendah. Tetapi rasanya kok seperti banyak sekali kejanggalan-kejanggalan ya?

Jika e mail ini ditampilkan diblognya, nama aku gak usah ditampilkan ya, malu, telah tua tetap studi dasar. Just info, aku studi gitar dan piano.”
OK, peraturan pertama: tidak ada kata “sudah tua” dan tetap studi dasar.
Justru, seorang yang disebut “pakar” adalah orang yang konsisten menerus studi dasar-dasar sebuah ilmu, dan menguasainya. Apabila ada orang yang mulai dia telah tidak perlu studi yang “dasar” lagi, itu bermakna dia telah sombong dan ilmunya bakal lepas dari dirinya.
Jadi, tidak ada kata telat untuk studi musik, dan justru studi yang dasar adalah anggota terpenting!
Untuk menjawab pertanyaan pembaca di atas, mari dengarkan lagu yang jadi referensinya:

Setelah mendengarkan lagunya, inilah kesan pertama saya:
1. Belum pasti anggota kosong dari sebuah lagu perlu ditambahkan melodi penyambung atau pengisi. Anda perlu sadar apa emosi dari lagu tersebut, dan sesuaikan improvisasi melodi Anda.
2. Khusus untuk lagu ini, dikarenakan temponya yang ballad, pengisian melodi yang benar-benar sering di anggota vokal tidak bernyanyi justru mampu menyebabkan lagunya benar-benar ramai. Hasilnya, kesan romantis lagu ini mampu tercemar oleh melodi yang ditambah-tambahkan.

Jadi, yang paling perlu adalah mampu sadar kapan Anda mengimbuhkan melodi, dan kapan Anda melepaskan terdapatnya “ruang nafas” dalam lagu Anda.

Studi kasus:
Saya dulu mendengar lagu band pop rock Indonesia yang liriknya romantis dan temponya menengah pelan, tapi drummernya begitu antusias mengimbuhkan fill rock di hampir tiap-tiap transisi bar.

Akibatnya, lagu itu jadi lemah identitasnya, terlilit canggung pada tidak romantis dan tidak cadas juga.
Setelah Anda sadar kapan dan dimana untuk memasukkan melodi improvisasi, barulah Anda mampu sadar bagaimana saja cara untuk menambahkannya.

Cara mengimbuhkan melodi improvisasi
1. Meniru melodi vokal
Anda mampu isi area kosong vokal bersama dengan memainkan melodi yang mirip yang dinyanyikan vokal. Teknik ini disebut call and response, dan dalam aplikasinya kadangkala kegunaan piano atau gitar mampu terhitung digantikan bersama dengan backing vocal.
2. Mengulang anggota hook
Anda terhitung mampu isi area kosong bersama dengan ulangi hook dari lagu. Hook adalah anggota lagu atau sekeping melodi yang paling “catchy”. Biasanya hook ini terletak di intro atau di awal Chorus – Anda ambil anggota ini lantas “selipkan” kepingan melodi tersebut di bagian-bagian lagu yang kosong.
*Saya mengkaji lebih lengkap mengenai hook dalam e-book gratis “16 Tips Menulis Lagu”.
3. Mengisi bersama dengan pattern yang telah ada
Salah satu jurus lainnya yang sering dipakai organis tunggal adalah isi bersama dengan mengimbuhkan fill atau pattern yang telah dibikin pada mulanya (alias telah ada dalam kitab “jurus” bermain piano).

Menurut pengalaman aku inilah cara yang paling sering dipakai pemain piano. Caranya adalah Anda sedikit demi sedikit mulai membangun “perpustakaan” fill dan pattern Anda, lantas menggunakannya selagi Anda sedang tampil atau menyebabkan lagu.
Untuk tips lebih lengkapnya, Anda mampu memperhatikan video tersebut dari salah satu tutor piano favorit aku di YouTube, David Sprunger:

Itulah 3 cara Anda mampu mengimbuhkan melodi improvisasi di anggota vokal kosong sebagai penyambung pada kata-kata atau terhitung pada anggota lagu (seperti Verse ke Chorus).
Tugas selanjutnya adalah Anda Mengenakan salah satu dari ke-3 cara tersebut untuk menyebabkan lagu Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *